![]() |
kau jalanan panjang
dengan kelok yang landai
mencapaimu aku mesti menempuh
liku yang meliuk hingga
curam yang menikam
lenganku masih merengkuh
bayangmu yang kau tinggal
di depan gerbang perpisahan
bertahun yang lampau
kau mungkin tak pandai
membaca mata yang berlinang
yang kau tinggal tanpa pesan
bertahun silam
aku juga mungkin tak paham
bertutur rasa lewat bibir, mata, atau karsa
hingga kau pergi saja
menyusur jalananmu dengan
liku, dengan kesepian, dengan
apa saja yang tertinggal
kau jalanan panjang
yang menjulur dari arteri
mengikat tubuhku hingga mau rubuh
sayang kau terlampau jauh
untuk kutempuh dengan raga yang tak utuh
Lampung, 08/06/19
